Photobucket ₪~ Situs ini dibawah Kementerian Humas, Pengiklanan dan Pengarsipan Photobucket "KERAJAAN CYBER TABOOTIE ^Tabootie Kingdom. Long life Tabootie...^~₪ Photobucket

Selasa, 21 Desember 2010

Bunda di Malam Lembayung Fajar


[Real Story]
*Beberapa tahun lalu...

Malam itu, Ibu Si Remaja Tanggung memasak untuk sahur seluruh keluarga. Jam menunjukan pukul 9.00 p.m. Si Remaja Tanggung pulang dari main bersama teman-temannya, Si Remaja Tanggung lantas menonton TV sampai pukul 01.00 a.m. karena merasa lapar, Si Remaja Tanggung makan nasi dan lauk yang disiapkan ibunya untuk sahur pada pukul 3.00 a.m. setelah makan, tidurlah Si Remaja Tanggung

Rupanya ibu Si Remaja Tanggung kesiangan untuk bangun, waktu menunjukan pukul 3.45, Ibu Si Remaja Tanggung bergegas membangunkan seluruh anggota keluarga. Termasuh Si Remaja Tanggung yang kekenyangan setelah makan makanan sahur.

Si Remaja Tanggung bangun lebih dulu dan membantu ibunya menyiapkan sahur. Setelah semuanya siap, dan semua anggota keluarga makan sahur bersama, tapi ada sosok yang dari tadi tidak menyendok makanan, di depannya hanya apa segelas teh hangat, dia memegang’i gelas itu seakan tak mau setetespun tumpah. Siapa dia..? dia adalah Ibu Si Remaja Tanggung.

Rupanya porsi makan untuknya tidak ada, makan sahurnya diberikan pada Si Remaja Tanggung, setelah makan sahur Si Remaja Tanggung habis, barulah dia tahu bahwa ibunya belum makan, memang kebiasaan di keluarga Si Remaja Tanggung tidak pernah menyisakan nasi setelah sahur.

Sedih hati Si Remaja Tanggung melihat pengorbanan ibunya, dia rela tidak sahur demi anaknya, padahal dia harus bekerja.


To : Bunda & Abi
( aku ingat saat engkau menahan tangis untuk melepaskan aku pergi merantau ke kota seberang, setiap waktu, kau hubungi aku hanya untuk menanyakan kabar, disetiap sholatmu, kau mendo’akan aku..aku berdo’a pada Allah semoga engkau diberikan panjang umur dan rizki...aku lakukan itu semua karena aku menanggap engkau sangat berharga)

Aku sayang Bunda

Minggu, 19 Desember 2010

Unsur Intrinsik DAUN DIATAS BANTAL

1. Judul Film : DAUN DI ATAS BANTAL
2. Tema Cerita : Hak Hidup Anak Jalanan
3. Penulis Cerita : Garin Nugroho dan Armantono
4. Penulis Skenario : Garin Nugroho dan Armantono
5. Tokoh : a. Tokoh Utama ASIH diperankan oleh CHRISTIN HAKIM
                   b. Tokoh Pembantu :
                                                        a. HERU diperankan oleh HERU
                                                        b. SUGENG diperankan oleh SUGENG
                                                        c. KANCIL diperankan oleh KANCIL
                                                        d. DENNY diperankan oleh DENNY CHRISTANTRA
                                                        e. SUAMI ASIH diperankan oleh FAJAR SUHARNO
                                                        f. PENYANYI KERONCONG diperankan oleh AYU ASHARI
                                                        g. PENYANYI DIDONG diperankan oleh KABRI WALI
                                                        h. MAYA diperankan oleh MAYA ISTAIRA
                                                        i. DUA ANAK JALANAN diperankan oleh ASEP dan CHAPLIN

                                                   Tokoh Antagonis : Suami Asih
                                                   Tokoh Protagonis : Asih
6. Latar / Setting
                           1. a. Perkampungan Kumur di Jogjakarta
                               b. Pagi hari saat musim penghujan, dimana Asih setiap akan berkerja menawarkan / menagih uang cicilan selalu membawa payung,

                            2. a. Jalan Raya Malioboro
                                b. Dipagi hari Maya akan menyebrang jalan dan dibantu menyebrang oleh Kancil

                            3.a. Di depan Biro perjalanan “KASUKA”
                               b. Siang hari, Saat Heru dan Sugeng hutang lagi kepada seorang ibu penjual gorengan dipinggir jalan

                            4.a. Stasiun Tugu, Gerbong Kereta arah barat, Trowongan Ijo Kab.Banyumas
                               b. Saat pagi. Heru,Sugeng dan Kancil cuci muka di stasiun Tugu dan menumpang kereta menuju barat, disinilah akhir hidup Kancil. Saat itu kancil sedang dikejar oleh Heru untuk merebut bantal yang dibawa kancil. Tapi naas, saat Kancil bersembunyi di atas gerbong, kereta akan melewati Trowongan Ijo yang ada di daerah Banyumas, Kancil pun tewas saat itu juga, hanya bantal berlumur darah yang ditemukan Heru diatas gerbong kereta

                            5.a. Toilet Umum di Perkampungan Kumuh
                               b. Pagi hari di toilet umum perkampungan, sisiwa SMA merangkap sebagai WTS yang diperankan oleh “Ayu Ashari” mandi di toilet tersebut dan di intip oleh dua anak jalanan yang bernama Asep dan Chaplin.

                            6.a. Dirumah Asih
                               b. Saat pagi hari suami Asih yang jarang pulang tiba-tiba datang meminta uang kepada Asih. Uang yang disembunyikan dibantal Asih direbut semua.

                            7.a. Di depan Hotel “AZIATIC” Jalan Sosrowijayan No 6
                               b. Senja menjelang malam di depan hotel saat Sugeng belajar membuat tulisan ukiran liontin di tempat dagang Denny

                             8.a. Pasar Malam
                                b. Saat malam Asih mencari Heru yang sudah berubah, Heru semakin menunjukan keanehan, dan Asih curiga,

                             9.a. Grebeg Maulud di Kasunanan Surakarta Hadiningrat / Karnaval di Kasultanan Ngajogjakarta Hadiningrat
                                b. Disini usia Heru terhenti, Heru dibunuh saat diadakan Karnaval oleh Kasultanan Jogjakarta Hadiningrat. Heru adalah korban mafia asuransi
                                            
                             7. Alur Cerita / Plot : Alur Urutan

                             8. Amanat Cerita : Agar masyarakat mengetahui tentang hak hidup anak jalanan yang selalu di mafia asuransi dan kehidupan anak jalanan yang jauh dari layak.

                              9. Nilai dibanding film lain : Jika dibandingkan dengan film lain, fim ini lebih mengajarkan tentang kerasnya kehidupan dijalanan. Dan tersimpan suatu nilai moral yang ada di dalam film tersebut.

                               10. Dampak yang timbul : Pemerintah lebih memperhatikan hak-hak hidup anak jalanan dan memberantas mafia asuran yang sering mengorbankan nyawa anak jalanan

                               11. Klimaks : Saat Asih memberitahu Sugeng bahwa ada seseorang yang akan membunuh pria berjaket coklat, yang saat itu Danny lah yang memakai jaket coklat. Sugeng beradu mulut dengan Denny yang tidak mau melepas jaket coklat nya. Dan akhirnya Sugeng lah yang tertusuk oleh pembunuh itu. Jasat Sugeng tidak bisa dikuburkan karena tidak punya identitas di tempat tersebut.

                               12. Nilai Moral : Maraknya mafia asuransi yang terjadi di kota-kota besar membuat penulis membuart film tersebut

                               13. Ringkasan : Asih yang punya anak 3 Heru, Sugeng dan Kancil. Mereka hidup di sebuah perkampungan kumuh jalan Sosrowijayan Jogjakarta Hadiningrat. Asih yang berprofesi sebagai seorang tukang kredit pakaian dan penjual bunga rangkai untuk keperluan adat. Ketiga anak Asih selalu berebutan untuk tidur dengan bantal daun milik Asih. Tapi naas, satu persatu anak Asih tewas karena berebut bantal tersebut. Kancil yang tewas karena terbentur trowongan saat dikejar oleh kakak nya Heru dan Sugeng. Heru tewas karena korban mafia asuransi, Heru teropsesi sekali untuk kaya dan pulang ke kampung halaman di kota Padang. Dan Sugeng tewas karena si pembunuh yang akan membunuh Denny salah sasaran dan menusuk Sugeng, jasad Sugeng pun tidak bisa di kuburkan karena tidak mempunyai identitas kependudukan di tempat tersebut, sehingga Sugeng tidak dikuburkan hingga tiga hari.



Bagi yang berminat dengan format *.doc, bisa unduh di link bawah ini :